Pentingnya Bimbingan Konseling Pada Pendidikan TK/SD

Pentingnya Bimbingan Konseling Pada Pendidikan TK/SD
Faktor utama yang melandasai kebuhan layanan bimbingan di Taman Kanak- Kanak maupun Sekolah Dasar adalah faktor karakteristik dan masalah perkembangan siswa. Pendekatan perkembangan dalam bimbingan merupakan pendekatan yang tepat digunakan di TK/ SD karena pendekatan ini lebih berorientasi kepada penciptaan lingkungan perkembangan bagi siswa, dan berdasar kepada suatu program yang terstuktur dan sistematis.
Bimbingan perkembangan terfokus kepada upaya mengembangkan kemampuan, sikap, dan ketrampilan siswa yang mendukung keberhasilan siswa dalam belajar dengan cara menciptakan lingkungan perkembangan. Ada 4 komponen pokok dalam program bimbngan perkembangan yaitu :
1. Layanan dasar
2. ayanan responsif
3. Perencanaan individual
4. Dukungan sistem
Di jenjang TK/SD tidak ditemukan posisi struktural bagi konselor. Pada jenjang TK/SD fungsi bimbingan konseling lebih bersifat preventif dan development. Layanan Bimbingan dan Konseling dilaksanakan dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan siswa serta penyelenggaraannya yang masih ditangani guru kelas, maka layanan Bimbingan dan Konseling di TK/SD dalam banyak hal masih akan lebih efektif dilaksanakan secara terpadu dengan proses pembelajaran oleh karena itu guru TK/SD hendaknya memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menyelenggarakan layanan bimbingan.
Kebutuhan akan layanan bimbingan di TK/SD bertolak dari kebutuhan dan masalah perkembangan siswa, selain itu adalah rentang keragaman individual yang amat lebar.Rentang keragaman siswa bergerak dari siswa yang sangat pandai sampai siswa yang sangat kurang, dari siswa yang sangat mudah menyesuaikan terhadap program sampai siswa yang sulit menyesuaikan diri dari siswa yang tidak bermasalah sampai siswa yang sarat dengan masalah.
Perilaku sosial merupakan pola perilaku yang relative menetap, yang diperlihatkan individu dalam interaksinya dengan orang lain. Pada usia TK/SD anak sering disebut sebagai usia berkelompok. Karena masa ini ditandai dengan meningkatnya minat anak terhadap aktivitas kelompok, dengan melalui kelompok anak – anak akan memperoleh kegembiraan dan kepuasan dari permainan yang mereka lakukan. Lebih dari itu melalui teman – teman kelompok sebagaian kecil tugas perkembangan akan terpenuhi.
Hal esensial dari aktivitas kelompok (bermain) adalah menciptakan situasi imaginer yang membantu siswa (individu) membangaun dan mengkonstruksi skema mental secara berkesinambungan menjadi jaringan yang luas dan banyak. Mengkonstruksi skema mental tentang suatu konsep merupakan belajar bermakna dan akan diakumulasi menjadi pengalaman belajar yang bermakna.
Kegiatan bermain memberikan pengalaman pada anak untuk membangun dunia melalui berbagai fungsi mental dan emosional . Tahapan bermain pada anak usia dini (TK) menurut Piaget berada diantara bermain simbolik dengantahapan bermain game.
Pertimbangan guru dalam memilih dan menerapkan bentuk dan jenis permainan yang digunaka dalam proses pembelajaran adalah: kondisi alamiah anak , struktur i urikulum, tempat dan bagian belajar,prosedur dan system belajar serta bimbingan orang dewasa pada pengalaman belajar.
Sedangkan pembelajaran di TK/SD yang bernuansa bimbingan dan konseling adalah merupakan dua kegiatan esensial yang terkait erat .Pembelajaran terfokus pada upaya guru dalam membimbing dan membantu siswa belajar dalam sentuhan perhatian dan kasih sayang .Dengan kata lain pada hakekatnya proses pembelajaran adalah bimbingan.
Proses bimbingan dan Konseling di TK/SD membantu siswa secara individual tumbuh dan berkembang , menyesuaikan diri secara efektif, memiliki orientasi terhadap tujuan dan lingkungan, memperoleh pengalaman pendidikan yang positif, belajar dan memiliki ketrampilan,melakukan hubungan sosial,merencanakan karier serta melakukan antisipasi, intervensi maupun pencegahan terhadap perkembangan permasalahan yang dialami siswa.
Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar bukan merupakan interaksi yang bersifat satu arah, tetapi interaksi timbal balik yang saling bersinergi. Proses dan kegiatan belajar tidak hanya dilakukan oleh siswa, tetapi juga oleh guru dalam arti belajar tentang siapa anak dan bagaimana setiap anak belajar dan berkembang.egitu pula dengan kegiatan mengajar, tidak hanya dilakukan oleh guru, tetapi dilakukan oleh siswa terhadap siswa lain.Kelas yang dikelola dengan sehat memberikan suasana yang kondusif bagi anak untuk mengekspresikan kemampuan dan kepribadian.
Mengembangkan lingkungan sekolah sebagai lingkungan belajar yang kondusif bagi anak, menuntut pemahaman pendidik (guru) tentang suatu system masyarakat yang memungkinkan setiap orang belajar dan setiap komponen dalam lingkungan menjadi sumber belajar. Kompetensi profesional seorang guru menjadi hal penting karena kualitas belajar di sekolah tergantung pada kualitas guru. Pemberdayaan kompetensi guru berkenaan pemahaman yang mendalam tentang perkembangan anak, pengetahuan dan ketrampilan tentang materi yang diajarkan.
Penilaian pencapaian kemajuan siswa tidak hanya terbatas pada kemampuan menyebutkan kembali informasi yang pernah diterima dan mengerjakan tugas – tugas akademik , tetapi menyangkut diri siswa secara keseluruhan. Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan kemajuan siswa dengan kemampuan yang mampu diaktualisasikan diri sendiri , membandingkan posisi kemajuan anak dengan kemajuan teman – teman serta target pencapaian tujuan pembelajaran. Guru dapat membantu anak berkembang sesuai dengan masa dan tugas perkembangan bukan sebagai objek yang hanya dihargai jika memperoleh nilai (angka) akademik yang tinggi.
Guru TK/SD memegang peran sentral , karena tidak hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga sebagai pemimbing. Peran bimbingan seorang guru dalam proses interaksi PBM adalah memperlakukan dan menghargai martabat siswa sebagai individu . Bersikap positiv, wajar, hangat, dan empatik, menerima siswa ,terbuka, konkrit,asli dalam menampilkan diri.

Diterbitkan oleh

leoniya (nining)

guru TK yang selalu ingin berbagi tentang pendidikan anak usia dini, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s