Bimbingan Konseling Untuk ABK (Anak Berkebuthan Khusus)

Bimbingan Konseling Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang mengalami penyimpangan dari arah rata – rata atau normal baik dalam segi fisik, kecerdasan, indera, komunikasi, perilaku sosial atau gabungan dari hal – hal tersebut, sehingga anak mebutuhkan program dan layanan pendidikan secara khusus guna mengembangkan potensinya secara optimal.
Pendidikan Luar Biasa (PLB) atau pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus yang dalam Encyclopedia of Disability (2006:257) tentang pendidikan luar biasa dikemukakan sebagai berikut: “Special education means specifically designed instruction to meet the unique needs of a child with disability”. Pendidikan luar biasa berarti pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan yang unik dari anak dengan kelainan .
Layanan secara khusus melalui PLB bertujuan membentu siswa yang menyandang kelainan fisik dan/atau mentalagar mampu mengembangkan sikap, pengetahuan dan ketrampilan sebagai pribadi maupun anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar serta dapat mengembangkan kemampuan dalam dunia kerja atau mengikuti pendidikan lanjutan.Dengan pemberian layanan khusus yang relevan dengan kebutuhannya sisa potensi yang dimiliki anak berkebutuhan khusus dapat berkembang secara khusus.
Menurut klasifikasi dan jenis kelainan/ kebutuhan khusus,anak berkebutuhan khusus dikelompokkan ke dalam kelainan fisik, kelainan mental dan kelainan sosial. Berdasarkan pengertian tersebut , anak yang dikategorikan memiliki kebutuhan khusus dalam aspek fisik meliputi kelainan indera: indera penglihatan (tuna netra , anak yang mengalami kelainan fungsi tubuh (tuna daksa) kelainan indera pendengan (tuna rungu), kelainan kemampuan bicara (tuna wicara). Sedangkan anak yang memiliki kelainan dalam aspek mental sangat rendah (tuna grahita) sedangkan yang memiliki kelainan mental lebih/ diatas rata –rata (anak berbakat/ superior) , anak yang mengalami kelainan dalam aspek sosial (tuna laras).
1. Tuna netra
Tuna netra tidak hanya bagi mereka yang mengalami kebutaan saja tetapi mencakup mereka yang kemampuan daya lihatnya terbatas dan kurang sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sehari – hari.
2. Tuna Rungu
Adalah mereka yang keadaannya kehilangan pendengaran sehingga mengakibatkan seseorang tidak dapat menangkap berbagai rangsangan , terutama melalui indera pendengarannya.
3. Tuna Grahita
Adalah kondisi anak yang kecerdasan dibawah rata – rata yang ditandai oleh keterbatasan intelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial ( debil ; mampu didik, embisil ;mampu latih dan idiot ; mampu rawat)
4. Tuna Daksa
Adalah keadaan usak atau terganggu sebagai akibat gangguan bentuk atau hambatan pada tulang ,otot, atau sendi dalam fungsi normal ,yang bisa disebabkan oleh penyakit, kecelakaan, atau bawahaan sejak lahir.
5. Tuna Laras
Seseorang yang didentifikasi mengalami gangguan atau kelainan perilaku adalah individu yang tidak mampu mengukur emosin dan perilakunya sendiri serta mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialnya.
6. Anak Berbakat (Gifted Child)
Adalah anak yang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi daripada anak normal, sebagaimana diukur oleh alat ukur kecerdasan yang sudah baku.
Mengingat jenis dan karakteristik serta faktor yang melatabelakangi anak berkebutuhan khusus sangat bervariasi maka alternativ bantuan bimbingan dan konseling juga cenderung berbeda. Dalam penanganan bimbingan dan konseling pada anak berkebutuhan khusus akan lebih mendalam dan efektif apabila langsung ditangani oleh guru atau pembibing khusus bagi anak luar biasa.
Secara khusus layanan bimbingan bagi ana berkebutuhan khusus bertujuan untuk :
1. Memahami dirinya dengan baik, yaitu mengenal segala kelebihan dan kelemahan yang dimiliki berkenaan dengan bakat,minat, sikap dan perasaan dan kemampuannya.
2. Memahami lingkungan engan baik, meliputi lingkungan pendidikan di sekolah maupun lingkungan sosial masyarakat.
3. Mengatasi masalah – masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari- hari , baik disekolah maupun di ua seklah.
Sedangkan alternatif bantuan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan pada anak berkebutuhan khusus adalah :
1. Tuna netra
Bantuan tentang proses komunikas verbal, mengembangkan semangat dan konsep diri yang positif, mengenal gambaran lingkungansekitarnya dengan sejelas- jelasnya.
2. Tuna rungu
Bimbingan dapat berupai, pribadi bimbingan komunikasi dan sosial untuk memperlancar komunikasi. Membantu menyadari kemampuan dan kekurangannya, memiliki sikap positif terhadap keadaan dirinya, membantu mengembangkan kemampuan anak agar dapat bergaul dengan wajar.
3. Tuna grahita
Pemberian bantuan kepada anak tuna grahita bimbingan agar anak dapat mengatasi kesulitan mengurus diri sendiri, menyesuaikan diri dan menggunakan kemampuan untuk mendapatkan ketrampilan. Sedangkan untuk orang tua diberikan bimbingan tentang cara menghilangkan perasaan kecewa memiliki anak tuna grahita, mengembangkan sikap respek pada anak.
4. Tuna daksa
Alternatif bantuan yang dapat diberikan mengebangkan self –respect,menghargai anak dengan cara menerima apa adanya sehingga anak merasamenjadi anak yang berharga.
5. Anak tuna laras
Upaya pemberian bantuan dengan ; memperhatikan kebutuhan anak, melatih kedisiplinan, memberikan esibukan sebagai pengii waktu luang, membantu mengembangkan konsep diri yang positif.
6. Anak berbakat
Menyediakan kesempatan dan pengalaman khusus untuk memenuhi kebutuhan anak berbakat sehingga mereka dapat mengembangkan potensinya secara berkesinambungan, selain itu memberi esempatan pada anak berbakat untuk berinteraksi dengan sesamanya dan orang dewasa dari berbagai ragam kecakapan yang memungkinkan ereka menemukan keunikan dan keterkaitan dirinya

Diterbitkan oleh

leoniya (nining)

guru TK yang selalu ingin berbagi tentang pendidikan anak usia dini, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s