Yuuk mengenal Kolase, Mozaik dan Montase pada pembelajaran di Taman Kanak – Kanak (TK)

Yuuk mengenal Kolase, Mozaik dan Montase pada pembelajaran di Taman Kanak – Kanak (TK)

Dalam kegiatan bidang pengembangan fisik motorik (kegiatan motorik halus) ada indikator yang menyebutkan : Membuat gambar dengan tehnik kolase dengan berbagai media (kertas, ampas kelapa, biji – bijian dan lain – lain). Membuat gambar dengan tehnik mozaik dengan berbagai bentuk (lingkaran, segitiga dan lain – lain) dan Membuat gambar dengan tehnik Montase dengan berbagai gambar (kertas, koran, kain perca dan lain lain).
Tetapi kenyatan dilapangan masih banyak ibu guru TK ataupun bunda paud yang merasa kesulitan untuk membedakan antara kolase, mozaik maupun montase, sehingga kadang untuk kegiatan ini yang selalu diberikan pada anak selalu kegiatan kolase, kadang mozaik untuk montase amat sangat jarang bahkan tidak pernah diberikan. Sehingga ketika dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2014 salah satu macam kegiatan yang dilombakan untuk anak yaitu MONTASE membuat banyak guru TK (bunda PAUD) merasa kesulitan untuk melatih anak didiknya.
Maka dalam kesempatan ini penulis akan mengajak teman – teman guru TK untuk mengenal lebih dekat apa yang dinamakan kolase, mozaik dan montase.
A. KOLASE
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia KOLASE adalah Komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan (kain, kertas, kayu) yang ditempelkan pada permukaan gambar (Depdiknas.2001,580). Dari definisi tersebut dapat diuraikan pengertian kolase, yaitu merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan bahan yang bermacam-macam selama bahan dasar tersebut dapat dipadukan dengan bahan dasar lain yang akhirnya dapat menyatu menjadi karya yang utuh dan dapat mewakili ungkapan perasaan estetis orang yang membuatnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahan apapun yang dapat dirangkum (dikolaborasikan) sehingga menjadi karya senu rupa dua dimensi, dapat digolongkan / dijadikan bahan kolase. .
Kolase berasal dari bahasa Perancis, yaitu “Coller” yang berarti lem / tempel, jadi bisa dikatakan Kolase adalah sebuah teknik menempel unsur-unsur yang berbeda (bisa berupa kain, kertas, kayu, dll) ke dalam sebuah frame sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang baru.
Secara umum kolase adalah teknik menggabung beberapa objek menjadi satu. Tidak hanya asal jadi, tapi objek – objek itu harus mampu bercerita untuk menciptakan kesan tertentu. Kolase merupakan perkembangan lebih lanjut dari seni lukis. Hal ini akan menimbulkan kesan yang berbeda dari penikmat seni / audience ketika mengapresiasi karya kolase, karena disodori keunikan yang ditimbulkan oleh penyusunan material-material yang berbeda di dalam sebuah frame karya seni, hal yang tidak dapat dijumpai dari seni lukis .
B. MOZAIK
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, mozaik adalah seni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat (Depdiknas 2001,756).
Dari definisi mozaik tersebut dapat diuraikan pengertiannya, yaitu pembuatan karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang menggunakan material dipotong-potong atau sudah berbentuk potongan kemudian disusun dengan ditempelkan pada bidang datar dengan cara di lem. Kepingan benda-benda itu, antara lain; kepingan pecahan keramik, potongan kaca, potongan kertas, potongan daun, potongan kayu. Tetapi untuk sebuah tema gambar menggunakan satu jenis material, misalnya kalau menggunakan kaca maka dalam satu tema gambar tersebut menggunakan pecahan kaca semua, hanya berbeda-beda warnanya baik warna alam maupun warna buatan.

C. MONTASE
Pengertian Montase, menurut kamus besar Bahasa Indonesia, adalah: Komposisi gambar yang dihasilkan dari percampuran unsur dari beberapa sumber (Depdiknas 2001, 754).
Pada perkembangannya montase yang semula terbatas pada karya dua dimensi sekarang telah merambah kepada karya tiga dimensi. Karya montase ini juga kurang dikenal oleh kalangan umum, karena bentuk karyanya masih mempunyai kemiripan dengan seni lukis, seni kriya, seni patung. Sehingga jenis karya ini dianggap sebagai salah satu dari jenis karya tersebut

Sedangkan fungsi dari Kolase, Mozaik dan Montase adalah :
1. Fungsi praktis , yaitu fungsi pada benda sehari – hari, karya tersebut dapat digunakan sebagai bahan dekorasi.
2. Fungsi edukatif ,yaitu dapat membantu mengembangkan daya pikir, daya serap, emosi, estetika, dan kreativitas
3. Fungsi ekspresi, yaitu dengan menggunakan berbagai bahan dan tekstur dapat membantu melejitkan ekspresi.
4. Fungsi psikhologis, yaitu dengan menuangkan ide, emosi yang menimbulkan rasa puas dan kesenangan sehingga dapat mengurangi beban psikhologis
5. Fungsi sosial, yaitu dapat menyediakan lapangan pekerjaan dengan banyaknya karya yang dimiliki diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dengan modal kreatifitas.
Contoh hasil karya anak “kolase” dari potongan/sobekan kertas

Contoh kolase dari benang wol

Contoh montase dari potongan gambar majalh bekas

Diterbitkan oleh

leoniya (nining)

guru TK yang selalu ingin berbagi tentang pendidikan anak usia dini, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s