INSTRUMEN IDENTIFIKASI ANAK DISABILITAS

INSTRUMEN
IDENTIFIKASI ANAK DISABILITAS
I. HAMBATAN PENGLIHATAN

PERNYATAAN

1. Penglihatan kabur, tidak mampu mengenal orang dewasa pada jarak 6 meter.
2. Kesulitan mengambil benda kecil di dekatnya.
3. Sering meraba dan tersandung waktu berjalan.
4. Bagian bola mata yang hitam berwarna keruh/ bersisik/ kering
5. Mata selalu bergoyang.
6. Terus menerus mengeluarkan air mata dan kotoran.
7. Melihat pada jarak yang sangat dekat.
8. Kerusakan nyata pada kedua bola mata.
9. Tidak bereaksi bila kedua mata disorot lampu atau senter.

II. HAMBATAN PENDENGARAN

PERNYATAAN

1. Sering memiringkan kepala dalam usaha mendengar.
2. Tidak ada reaksi terhadap bunyi/ suara di dekatnya.
3. Sering menggunakan isyarat dalam berkomunikasi.
4. Sering kurang tanggap bila diajak bicara.
5. Perkembangan bahasa terlambat.
6. Mengeluarkan cairan dari lubang telinga.
7. Tidak merespon panggilan atau suara yang keras.
8. Tidak mampu mendengar sama sekali.

III. HAMBATAN INTELEKTUAL
PERNYATAAN

1. Perkembangan bicara yang terlambat dibandingkan anak lain yang seusia
2. Perkembangan motorik (tengkurap, duduk, berjalan) yang terlambat dibandingkan dengan anak lain yang seusia.
3. Apatis, acuh tak acuh atau sulit bermain dengan teman yang seusia.
4. Sulit belajar membaca dan berhitung.
5. Sulit memahami pembicaraan orang lain.
6. Mudah marah tanpa sebab yang jelas.
7. Pernah sekolah dan tidak naik kelas atau putus sekolah.
IV. HAMBATAN GERAK DAN FISIK
PERNYATAAN

1. Jari-jari tangan kaku dan sulit untuk menggenggam.
2. Tangan dan/ atau kaki tidak sempurna atau lebih kecil dari biasanya.
3. Kesulitan dalam bergerak (tidak sempurna, tidak lentur dan tidak terkendali).
4. Tangan dan/ atau kaki lemah, kaku, lumpuh dan layu.
5. Tidak dapat menjaga keseimbangan badan.
6. Kesulitan koordinasi motorik halus (memasang dan melepas kancing baju).

V. HAMBATAN KOMUNIKASI DAN BICARA
PERNYATAAN

1. Bicara gagap
2. Bicara tidak jelas
3. Mengucap dengan suara sengau
4. Kurang memahami pembicaraan orang.
5. Perkembangan bicara sangat terlambat
6. Tidak bisa berbicara
VI. HAMBATAN EMOSI DAN SOSIAL
PERNYATAAN

1. Bertindak semaunya sendiri atau sulit diatur
2. Suka melawan atau menentang orang dewasa (orang tua dan guru)
3. Mudah tersinggung dan mudah marah
4. Sering bertengkar atau berkelahi
5. Sering melanggar aturan
6. Sulit diterima oleh teman-teman sebayanya
VII. KURANG PERHATIAN DAN HIPERAKTIF

PERNYATAAN

1. Selalu gelisah
2. Perhatian mudah beralih
3. Tidak mendengarkan bila diajak bicara
4. Sering kehilangan benda-benda penting yang dibawanya
5. Suka berlari-lari atau memanjat tanpa tujuan yang jelas
6. Tidak bisa duduk tenang
7. Sulit menunggu giliran
8. Sering mengganggu teman
VIII. AUTISME
PERNYATAAN

1. Tidak peduli dengan lingkungan, asyik dengan dunianya sendiri.
2. Menghindari kontak mata.
3. Perilakunya aneh dan diulang-ulang.
4. Terpaku pada rutinitas, sulit menerima perubahan.
5. Kalau marah tidak terkendali.
6. Perkembangan komunikasi dan bahasa sangat terlambat.
7. Tidak mampu merawat diri sendiri.
8. Tidak pernah mengambil inisiatif bermain bersama dengan teman.

Diterbitkan oleh

leoniya (nining)

guru TK yang selalu ingin berbagi tentang pendidikan anak usia dini, semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s